Showing posts with label Daydreamer. Show all posts
Showing posts with label Daydreamer. Show all posts

July 21, 2014

Korea

Kemarin aku ulang tahun. Alhamdulillah masih ada orang yang ingat dan mendoakan yang baik-baik, hehe. Hari ini usiaku sudah 23 tahun. Banyak resolusi dan evaluasi untuk masa depan yang aku pikirkan. Banyak teman chatting yang bilang kalau disana mereka sangat bahagia. Jadi tambah semangat deh.

Memang mereka menyarankan supaya aku juga berusaha untuk seperti mereka. Tapi melihat prosedur dan sistem seleksi yang sangat rumit dan butuh waktu sangat lama, emmh.. tapi memang begitu syaratnya. Jangan mengeluh!

Selagi masih ada waktu, akan kumanfaatkan untuk tetap belajar bahasa Korea. Insya Allah tahun demi tahun akan aku gunakan untuk ikut ujian. Kalaupun gagal, akan kucoba lagi tahun depannya. Semangat!

June 23, 2014

Fancy Walk (Movie, 2013)

Songwriter Hee-soo (Kim Seon-young) runs into 19-year-old Seung-ho (Byeon Joon-seok) in the elevator. She finds his nervous eyes inspiring. She seduces him and they eventually fall in love. But when Jun-ho, the love of Hee-soo's life, returns, their love gets complicated.

The film claims to present an updated Korean version of the 1981 movie "Private Lessons". But it hasn't gotten as much attention as it claims. Although the main actress, Kim, was in the spotlight for her blue dragon tattoo on the red carpet of the Blue Dragon Awards, whether the film can get its own spotlight is doubtful.

















March 23, 2014

Girl

Nampaknya aku mulai kesepian dan merasa ingin ada yang memperhatikan lagi. I need someone special, tapi bukan yang abal-abal. Pengen yang baik, serius, cocok, banyak kesamaan, serasi luar dalam. Semoga saja ada dalam waktu dekat, hahahaha. Aamiin deh. :-)

October 26, 2012

(*)_(*)

Baru pulang dari Gramedia, beli buku. Tadinya *niat banget* pengen buku Letters, Stories and Dreams (sejak dulu sampe sekarang belum kesampean, karena stok di tokonya abis terus) Euh padahal pengen banget, best seller pula! Tapi langsung inget buku waktu baca-baca di rumahnya si Septian, judulnya Long Distance Heart. Tapi tetep sama juga, stok habis. Terpaksa deh beli yang ini, My Long Distance.






Sama juga kok dari penulis buku Long Distance Heart, tapi beda edisi. Sebelumnya juga tertarik sama bukunya Sarasvati - DANUR, tapi lihat sinopsisnya, serem banget, soal hantu -___- Terus juga sempet ngelirik bukunya Dee - Madre, tapi ceritanya tentang tiong hoa, kayaknya gak seru. Udah deh beli yang LDR, penasaran juga sih. Hahahaha.



Mempertahankanmu mudah, tapi aku kesulitan mendapatkan perhatian darimu. Mempertahankanmu mudah, tapi aku kesulitan menahan rinduku jika kamu tak membalasnya. Memperthankanmu mudah, tapi aku selalu tak terbagi saat kau sibuk. memperthankanmu mudah, tapi aku kesulitan menerima kabar darimu. Sederhana memang nampaknya, bahkan dilakukan dengan tak sadar. Namun, apa yang dirasakan tak sesederhana itu. Aku tak tahu apa yang kau kerjakan disana, tapi aku percaya. Aku tak tahu bagaimana hatimu disana, tapi aku percaya. Aku tak tahu kebenaran dari setiap kabar yang kau berikan kepadaku, tapi aku percaya. Aku tak merasakan secara nyata hadirmu di sisiku, tapi aku percaya.

Tak ada yang berjalan mulus dalam hubungan jarak jauh. Tapi tolong kuat. Tolong. Kita bisa baik-baik saja. Bergantunglah pada mimpi dan harapan. Aku milikmu. Aku pasti kembali. Kita akan bersama lagi. Jarak itu ada agar rindu ini semakin indah, saat menantikan kedatanganmu.

August 17, 2012

Am I Real?

Oh Gosh! *lagak sok cool* Sejak sebelum gue bangun untuk sahur, udah ada beberapa kejutan yang gak gue sangka. Gue dapet hal-hal yang cukup menggembirakan. Mulai dari dapet duit, barang-barang, pas bangun tidur badan rasanya fit banget, trus pas ngaca - rasanya muka gue jadi berubah jadi agak ganteng! HAHAHA. Tiba-tiba banyak hal yang gak terduga. Apa itu cuma perasaan gue atau emang serius, banyak postingan, komen atau pun yang lainnya, mereka ngasih sesuatu yang bikin hari ini serasa cerah sekalee :) Big smile...

Gue lagi suka sama lagu Simple Plan yang Summer Paradise, karena hampir tiap pagi gue sering dengerin siarannya Selamat BeGi (indra BEkti & nycta GIna) di radio Prambors. Otomatis otak gue udah diracuni sama lagu ini dan otomatis juga gue jadi suka banget sama lagu ini. Waktu itu, pertengahan puasa gue tertarik nyobain ikutan kuis di acara radio itu. Nama kuisnya Hits Hits Hore. Kuisnya di twitter, diharusin ngefollow akunnya prambors and daftar deh, simple banget. Tapi kenyataannya gak segampang itu, yang ikutan kuis itu tuh bukan cuma gue, tapi ribuan orang. Malahan gue gak dikasih konfirmasi (balesan dari registrasi gue) untuk bisa join di kuisnya. Gue cuma dapet konfirmasi dari Prambors Bandung aja, yang Jakarta gak ada. Harusnya kan keduanya. Alhasil, gue dinyatakan gak masuk dong, iya kan? Gimana bisa jawab pertanyaan ditiap update-an, terpaksa gue gugur dan dengan sangat menyesal (karena sebelumnya gue berharap banget dapet THR dari Selamat BeGi) akhirnya gue ikhlasin aja deh...


Incubus, Bandon Boyd. Gue gak sebegitu ngefans, tapi gue tau beberapa lagunya. Tapi gue penasaran kenapa seorang Gita yang sering gue baca blognya - suka banget sama dia. Setelah ditelaah lebih detil, hmmm emang sih cukup berkharisma, tapi gak sebegitunya buat gue (gak pake ngejilat). Gue suka lagu yang judulnya Anna Molly. Dulu di Jhard kita pernah ngulik lagu itu untuk nambah wawasan aja, tapi gak diterusin, cuma lagu Incubus yang itu doang.

Hari yang aneh, terserah apa itu definisinya. Am i real?






Btw, Happy 67th Independence Day for Indonesia. 
Congratulation! :)

July 16, 2012

June 18, 2012

I Found It Was

In the end I found this video. Very long time I forgot the title of the song. I know this song from watching MTV, before I knew youtube and others. When I was 15 years old. Really killerrr! Growth of my western music insight.


And 'Human' is a hit newer I like as well.

June 5, 2012

Shoping with Him

Uang tinggal dikit lagi nih, tapi lebih baik lah daripada ilang *maksudnya bukan gitu :p*. Tadi tuh gue shoping dianter sama my best friend; Alam Priyadi yang baru pulang dua hari yang lalu dari Jakarta dan sore tadi juga dia langsung berangkat lagi, beuuu padahal masih kangen sama dia tapi waktu harus misahin kita. Biasanya kita maen hampir seharian kalo lagi ada waktu luang yang emang bener-bener santai buat kita sharing atau apa lah. Kalo udah ketemu pasti selalu ada yang dibahas. Jarak kita sekarang terpisah jauh dan komunikasi pun jadi terganggu pula. Jujur nih, sialnya sekarang gue gak punya hape. Ini beneran, sejak rusak waktu itu sampe sekarang gue belum beli lagi. Tadinya sih gue hari ini mau beli hape yang baru, tapi setelah dipikir-pikir lagi itu gak akan seefektif yang gue kira. Penyebabnya karena selalu setiap gue ada perlu ke seseorang, mereka yang gue hubungi kadang gak ngeresponnya dengan baik. Gue tau mungkin mereka lagi gak ada pulsa atau mungkin gak mau bales atau angkat. Intinya gue mungkin untuk sementara ini pengin puasa dulu dari perteleponan dan per-es-em-esan. Itu gak terlalu menarik dan guna buat gue. Cukup dengan pinjem aja ke sodara gue dan itu cukup buat gue *saat ini, saat gue lagi kesel*. Kegiatan manusia jaman sekarang kalo jauh dari hape pasti akan terhambat. Gue tau itu emang gue rasain. Gue juga pengin punya hape lagi tapi mungkin bukan sekarang! Ada banyak hal lain yang harus gue prioritasin ketimbang hal itu.

Ceritanya si Alam gak lama lagi bakalan pulang ke sini dan gak akan ke Jakarta lagi. Katanya kerjaannya udah ampir beres. Semoga aja rencana kita tadi akan terlaksana - shoping dan ngedatangin pacar long distance-nya. Kadang gue suka iri kalo dia sharing tentang pacarnya yang belum pernah dia temuin tapi nelpon tiap hari. Bukan dia yang mau tapi ceweknya yang duluan nembak dan malah lebih perhatian (sedikit kepo tapi bukan lebay -real care). Hahahaha... itulah cerita gue hari ini. Gue cuma berharap kalo Allah ngasih kesempatan kita untuk bisa terus bersahabat sampe tua nanti dan bisa terus keep in touch dalam hal apapun. Udah tanggung kenal dan tau segalanya, berat banget kalo pisah kayak gini... my best friend Alam Priyadi aka Lam da Rezpect.

May 30, 2012

-________-

Kangen Alam Priyadi, Septian, yang lainnya juga! Yuk kita nginep bareng lagi?! Kangen sangat...

May 21, 2012

Jurnal Hari Ini

Hari ini asik banget. Baca banyak novel, nonton dvd, maen gitar sambil nyanyi-nyanyi, makan, sholat bareng dan banyak lagi. Thanks ya untuk hari ini Septian. Novelnya keren-keren, sangat menginspirasi hehehe. Apalagi yang Long Distance Heart.... kita banget tuh. Novel si Radith juga keren punya. Komplit dari yang kambingjantan sampe yang manusia setengah salmon juga ada :=)

Tadi kita nonton film yang keren loh, baru pertama banget tau film ini...



May 12, 2012

Must See!


Long distance realitionship. 5983 miles apart. Singapore - Sweden.

May 11, 2012

:(

Mimpi kemarin adalah sebuah firasat. Firasat yang menandakan sebuah memori lawas yang kembali terungkit karena mimpi itu. Sebenarnya aku sangat bosan mengingat hal ini. Aku selalu iri pada orang yang muncul dalam mimpiku itu. Mimpinya menceritakan tentang kehidupanku diwaktu dulu, beberapa tahun yang lalu, mungkin sekitar tahun 2006 sampai 2007. Waktu itu menjadi tahun-tahun yang begitu memihak kepada kami untuk bisa saling mengisi waktu menjalani space waktu hidup kami. Entah kenapa kita bisa saling kenal. Masalahnya kenapa kita harus dipertemukan untuk saling mengenal dan pada akhirnya saling berpura-pura untuk saling jual mahal. Setiap mengingatnya membuat perasaanku ringkih. Sahabat yang membuat hidupku berubah hampir seluruhnya. Aku sulit mengatakan hal ini, yang terus membuat aku malu terhadapnya. Suatu ketika, dia menemuiku. Di hari yang tidak cukup baik bagiku, aku memaksakan diri untuk tetap tersenyum menemuinya. Udara sore itu mengantarkanku pada sebuah situasi reuni yang terkesan bikin malas. Sekarang apa yang terjadi, begitu banyak perbedaan. Kalau dibilang, perbedaan yang terjadi diantara kami sekarang seperti pemutaran 180 derajat jalan hidup yang sebelumnya ada. Aku jadi ingat sosok dia. Hari ini karena penasaran, aku mencoba cari tahu tentang kabarnya. Aku tak bisa mendapatkan semua yang aku mau. Sekarang dia seakan lenyap ditelan bumi. Tidak ada sedikitpun kabar yang aku tahu. Bahkan temanku yang lain juga tidak tahu. Begitu berubahnya sikap dia. Aku dengar kabar burung dari seseorang bahwa dia sekarang punya sesuatu, sesuatu besar yang membuatku makin iri dan merasa tambah ringkih.

March 30, 2012

I Think :-)

There are moment that are very promising. A moment like smoke rising like a trivial but this is what i think as a fresh new look in friendship. Well, so far the results are quite satisfactory and look important. I must stay here to make sure all will be fine. Yesterday i went again to the studio and practice some song material, we started doing this because the demand from our manager. We waited for him and hope there will be a clarity about it. Everything we do on the basis of a dream that became a trigger in our minds.

March 16, 2012

Babak Baru



Dengan sedikit atau boleh juga dibilang banyak perubahan, kini band yang aku jalani mulai berbenah diri untuk membuat perubahan yang cukup signifikan. Sekarang band yang masih dalam rancangan ini mulai mencoba mencari arahnya yang lebih nyaman untuk dijadikan jalan untuk kebaikan dan masa depannya yang lebih terarah. Sedikit demi sedikit awalan ini menjadi sebuah tanda penghitungan mundur dari sebuah awal yang akan memberi kejutan. Oke, musik baru yang mungkin akan menjadi penyegar dan hadirnya sosok-sosok penguat dan pendukung baru didalamnya yang akan makin memantapkan keyakinan kita. Semoga ini menjadi keputusan yang tepat yang akan membawa pada sesuatu yang lebih indah. Aura pertemanan yang sangat lembut dan terintegrasi. Tinggalkan setiap seragam dari latarbelakang kita masing-masing, saatnya memberi peran yang terbaik dalam band ini. Tinggalkan ego yang akan bisa memecahkan kebersamaan. Tetap bertahan dengan keadaan yang dicoba senyaman mungkin -dalam menjalani ini.

March 13, 2012

Rivermaya


Philippines, a country which was introduced by my friend, Arga. I started to like on a few things from it. Such as music, culture, customs, language, way of friendship and others. I love the song of the band from philippines; Rivermaya. The song was really touched and easily heard. I love it, until now and forever :) Thanks friend, to tell me about it.

February 14, 2012

Sebuah Perjalanan Hidup yang Penuh Warna dan Keringat Kegelisahan

Gue udah lama nyoba peruntungan dari maen musik. Ya maksudnya ngejalani hobi yang awalnya dari belajar-belajar dulu yang sekarang jadinya malah lebih dari itu. Hidup itu harus berkeputusan, jadi apa yang gue lakukan hari ini haruslah ada manfaatnya, atleast untuk gue sendiri biar masa depan gak terlalu suram amat. Sebagai pemusik *bisa dibilang gitu* gue pasti lah punya temen atau sebuah komunitas yang sama juga suka dibidang itu.

Beberapa orang yang juga punya keinginan, obsesi yang sama dalam bidang musik. Kita punya mimpi besar yang ingin segera terlaksana yaitu menjadi seseorang yang sangat hebat dalam hal musik. Bukan berkeinginan untuk nyoba jadi manusia yang angkuh tapi jadi manusia yang punya nilai guna, karena hidup di dunia ini untuk apa kalau hanya jadi sekedar sampah yang gak ada pengaruhnya sama sekali, that's it!

Beberapa taun semenjak gue belajar gitar dan cukup keliatan ada potensinya, gue berniat ngebuat band dan itu berhasil gue lakuin dalam beberapa taun aja. Dimulai pas gue masih sekolah SMP, SMA sampe gue sekarang ini. Beberapa band itu diantaranya Vulkanik band yang gue bentuk waktu lagi kelas dua smp barengan temen-temen sekelas gue dan beberapa lagi dari kelas lain di sekolah itu. Band ini beraliran pop, line up-nya: Aditya (Vocal), Mulya (vocal), Gue (Lead Guitar), Usep (Drum), Nandang (Bass), Dicky (Rhytm Guitar). Band ini pernah manggung satu kali pas waktu acara yang namanya Pagelaran -pensi sekolah.

Setelah setaun berproses dengan team ini, gue ketemu sama orang-orang baru yang belum pernah gue kenal sebelumnya. Mereka itu Nendy dan Arga. Setelah tau mereka, ternyata kita cukup solid dan mutusin buat nerusin band yang sebelumnya diisi sama orang-orang diatas yang udah gue sebutin namanya satu-satu. Kita rubah format jadi rock progresif. Nah, lagi-lagi band ini juga maennya di pensi sekolah. Gak bisa dipungkiri kalo perform di pensi adalah hal yang paling berkesan dihidup gue. Kenapa? karena itu waktu awal-awal banget gue baru belajar gitar dan langsung dipamerin ke orang banyak.

Band ini juga cuma berjalan satu taun dan akhirnya bubar tanpa ada keputusan. Beberapa taun kemudian gue gak ngeband lagi, sampe akhirnya ketemu temen di sma yang bisa maen musik. Soni, Rian, Usep (ex Vulkanik) sama si Aden, mereka ngajak gue buat ngebentuk band coz kita sering cocok kalo ngobrolin musik dan jadilah band baru yang namanya The River yang namanya diambil dari sebuah sungai yang emang kalo tiap kali kita mau latihan band selalu lewat sebuah sungai hahaha. Eh tapi alasan lainnya sih karena pernah kita ngulik satu lagu yang bagus banget *menurut kita* judulnya The River (good charlotte) dan saking seringnya muter lagu itu pas lagi bingung mikirin nama buat bandnya, dan jadilah the river yang dipilih hahaha konyol banget ya?

Band ini juga cuma berlangsung sesaat, mungkin gak sampe setaun lah coz beberapa bulan kemudian personil yang lain pada lulus sma dan kuliah, otomatis jadi long distance. Biasanya kalo udah kehalang sama masalah waktu dan tempat, sebuah band bakalan jadi kurang kompak dan jadi pecah. Ya dan emang setelah itu kita akhirnya bubar. Kalo menurut gue sih band ini kurang begitu berkesan hehehe, kayak gak ada yang memorable gitu hehe maaf ya.

Setaun yang lalu gue berniat buat nyatuin orang-orang yang gue liat sebagai potensi untuk jadi band baru. Merekanya juga setuju dan band hampir kebentuk tapi kurang vocalist. Namanaya udah dibuat, awalnya sih nama bandnya Vonier, terus D'Vonier, terus De Vonier dan akhirnya disatuin jadi Devonier hehe konyol ya cuma dikit-dikit aja hehe :) Setelah cukup lama sering nongkrong bareng, latihan bareng meski minus vocalist kita tetep ngejalani itu dengan nyaman. Gue pernah ngebahas tentang hal ini ya? dan itu mungkin udah basi banget.

Semenjak awal terbentuk pada bulan Maret 2011, Devonier hanya bisa bertahan sampe bulan Juli 2011. Situasi saat itu emang penuh dengan kekisruhan. Banyak banget cobaan-cobaan yang datang dalam grup ini. Di tengah situasi yang menggantung tanpa ada kejelasan, gue sempet-sempetnya nyuri-nyuri waktu buat maen ke band temen gue - Jhard.

Oke gue bahas lagi. Suatu waktu gue diajak maen ngeliat band itu latihan di basecampnya. Yang ngajak gue namanya Asep, bassistnya. Sekali, dua kali, tiga kali sampe tiap dua kali dalam seminggu gue jadi sering kesana untuk sekedar nongkrong atau sedikit nyoba-nyoba ngisi gitarnya. Waktu itu bandnya masih diisi sama Dery - lead guitarist, dan setelah kira-kira sebulan lebih semenjak gue sering maen kesana, Dery tiba-tiba resign dari Jhard. Mau gak mau Band itu jadi gak ada pengisi gitarnya satu. Padahal waktu itu udah ada rencana bakalan kerjasama bareng event organizer sebuah record label ngejalani tour ke tiga kota; Garut, Sukabumi, Cianjur.

Dalam keadaan yang terdesak deadline, sementara gue dipercaya sama kak Erick (sang menejer Jhard) sebagai additional guitarist dalam tur itu. Seiring waktu berjalan, orang-orang ngira kalo gue adalah gitaris barunya Jhard karena banyak foto-fotonya di facebook.

Disetiap perkumpulan pasti bakal ada perbedaan, gue juga bisa ngerasain itu di Devonier. Banyak faktor yang ngebikin gue resign waktu bulan juli taun lalu itu. Gue mungkin emang harus ngambil keputusan supaya masa depan gue gak ngerasa kayak robot yang dikontrol pihak lain. Gue gak suka cara kerja yang kayak gitu. Gue pengen atmosfir yang enjoy dan ngeband bukan berarti harus ngelakuin hal-hal kurang baik layaknya musisi jaman dulu.

Gue itu gak sama dan mungkin mereka juga gak sama dan pengen dihargai. Gue sih yang paling penting pengen dihargain karena gue pikir gue selalu ngerespect mereka. Wajar dong kalo gue ngerasa direndahin. Hampir setiap band selalu gue ngerasain rasanya bubar atau resign dan itu ngebuat gue heartbreak banget -gelisah, galau, gulanah :(

Dan... sekarang dengan semua pengalaman yang gue rasa masih sedikit itu gue pikir gue gak boleh nyerah. Gue kudu ngebentuk band lagi tapi yang lebih baik dari yang lalu. Mungkin perbedaan adalah warna kehidupan dan toleransi adalah sebuah keharusan dalam memenej proses itu supaya berjalan mulus sesuai keinginan kita bersama. Gue inget sebuah quote dari personil Rocket Rockers (ucay) dia bilang kalo "ngeband itu kayak pacaran. Perlu kesabaran, perjuangan dan pengorbanan. Kalo nyerah dan kapok ya susah deh. Kita harus bangkit lagi setelah sakit hati. Itu sebuah keharusan kalo lo pengen ngejar semua obsesi itu". Oke gue cukup mikirin tentang konsep dan hal-hal lainnya, tinggal sekarang nyari relasi yang bisa diajak kerjasama buat ngemajuin band ini.

Sekarang setelah Devonier, gue berencana ngebentuk band yang baru lagi. Tiga dari Devonier masih jadi penggeraknya dan yang lainnya gue ambil dari luar. Dua orang itu, Abie sama Sendi masih tinggal di luar kota buat kerja tapi sebentar lagi mereka bakalan balik lagi ke Bandung. Kita cuma bisa telponan sama smsan aja. Beberapa hari yang lalu gue ngajak seorang teman yang dulu pernah seband juga waktu smp, Nendy (ex Vulkanik). Gue ajak dia untuk jadi vocalist di band baru gue yang namanya belum ada hehehe. Ada usul gak yang bagus namanya apa?

Semoga Tuhan ngasih jalan terbaik buat band ini. Gue harap kebiasaan-kebiasaan buruk dari mereka itu bakalan distop. Tentang itu gue mungkin sedikit-banyak bakal masih ngeliat tapi ya sedikit toleransi, tapi bagusnya sih gue pengen itu semua dihapuskan! Kita clear aja dan bekerja, belajar dan berproses sewajarnya dengan semangat.

December 9, 2011

Waktu

Hari demi hari waktu terus berjalan, dan sekarang gue baru sadar kalo ternyata waktu bukannya berjalan tapi lari. Orang lain yang pernah satu kelas waktu SMA sekarang satu per satu get married. Minat? enggak juga. Dengan alih-alih udah terikat sama projek pembuatan clip dan semua yang dikabarkan akan ngebuat gue sibuk nanti - sekarang tiap hari jadinya gue cuma diem gak jelas.

Beberapa hari ke belakang gue sharing ke seseorang tentang semua hal yang terjadi secara cepat pada gue dan band yang secara cepat mencair dikehidupan gue. Intinya dia cuma bilang - "Jangan terlalu dapat materi dari musik. Kalo mau ngeband dipikiran jangan money oriented, nanti jadinya kecewa kalo gak dibayar.

Jadi musisi harus enjoy. Dasarnya kita harus punya sikap ikhlas. Ibaratnya kita itu sebagai entertainer kan ngehibur orang lain jadi pastiin perasaan itu ada, sikap ikhlas." Emang siapa juga yang money oriented, gak gitu juga sih maksudnya.

Tiap orang emang beda persepsi, termasuk dia. Ternyata kehidupan tiap orang itu punya jalannya masing-masing yang gakan bisa orang lain tau. Kebanyakan orang yang sukses selalu cuek, dengan alur up down hidupnya, konteksnya dia pasrah, qona'ah dan menerima keadaan dengan tidak banyak grumbling (anjing, kok gue gini).

Mereka mungkin gak selalu mikirin masalahnya. Pikirannya selalu keliatan bebas banget. "Masalah adalah teman dan itu biasa. Harus dengan cara lembut untuk nyari solusinya. Jadi nikmati aja masalah itu, toh semua juga punya masalah".

Mungkin gue khawatir dengan gambaran tentang hidup gue hari ini dan untuk selanjutnya. Bisa dibilang gue gak punya banyak skill yang baik untuk kerjaan yang gue cap konvensional. Padahal masih banyak juga temen-temen yang ada tapi gue gak peka dan gak ngerasa kalo mereka akan care.

Orangtua gue sekarang udah mulai ngepress. Mereka udah bosen ngeliat gue tiap hari ada di rumah, gak ngapa-ngapain, gak ngasilin duit. Kata sabar udah gak cocok lagi untuk jadi kambing hitam. Bukannya salah apa-apa, tapi diem itu dimana-mana udah pasti gak akan produktif. Mana ada rezeki datang ke orang yang gak ngasih kontribusi apapun. Nunggu dikasihani, rasanya gue jadi mirip gembel. Pengangguran yang sehat! Pengangguran intelektual yang kesandung idealisme.

Apa yang mesti gue lakuin? Udah bosen ngebaca ribuan quote. Ada banyak jalan menuju roma tapi gue gak butuh semua nasehat itu - gue butuh solusi. Ortu gue emang gak apatis dan gak layak dituding sebagai penyebab kejadian ini. Mereka selalu ngasih saran untuk begini-begitu tapi gue juga yang selalu gak siap, lebih pasnya nato.

Gue percaya keajaiban itu bisa ada. Disaat keadaan gue rapuh kaya gini, bisa aja sih tiba-tiba ada solusi. Mungkin salah gue karena terlalu fokus ke musik dan paradigma musisi terkenal. Gue gak punya partner yang bisa diajak kerjasama dalam bidang lain. Hidup gue cuma sendirian.

Temen-temen deket gue sekarang tinggal di luar kota dengan kehidupannya barunya masing-masing. I am lost, no more ideas.

January 10, 2011

Si Boedax Oon






I miss you Yadi aka Yadi Sembako si tukang bakso :p